Profil Desa

A. Latar Belakang Desa

Desa Nembol dulu dikepalai oleh seorang kepala desa yang lebih dikenal dengan sebutan JARO, yang mempunyai masa jabatan delapan tahun ataupun lebih. Jaro/kepala desa Nembol diantaranya Jaro H. Kharis, Jaro Dulkahir, Jaro H. Nada, Jaro Enjoh, Jaro Mandaka, Jaro Marjuki, Jaro Soleman, Jaro Rusdi, Jaro, M.Johani tahun 1968-1973. Jaro Harsono yang lebih dikenal dengan sebutan Lurah Koboy tahun 1973-1984.

Tahun 1982 terjadi pemekaran Desa Nembol dijabat oleh PJS BAI SUKMA WINATA. Desa Nembol menjadi desa induk dan Desa Giwipawana adalah hasil pemekarannya. Tahun 1984 Desa Nembol melaksanakan pemilihan Kepala Desa secara demokratis dan yang terpilih menjadi kepala desa adalah R. Tohran tahun 1984 s/d 2000. Tahun 2001 pemilihan kepala desa Nembol dan yang terpilih menjadi kepala desa adalah H. Wasa Supian tahun 2001 s/d 2007 . Kemudian desa nembol melaksanakan pemilihan kepala desa dan yang terpilih menjadi kepala desa adalah Bapak Haerudin tahun 2008 s/d 2021 yang menjabat dua periode.

B. Visi dan Misi

VISI:

Menjadikan Desa Nembol menjadi desa yang masyarakatnya maju untuk mandiri dalam segala bidang.

MISI:

  1. Meningkatkan kapasitas masyarakat dengan melalui pelatihan-pelatihan di bidang pertanian.
  2. Meningkatkan sarana dan prasarana yang mendukung kemajuan pertanian.
  3. Menyediakan sarana produksi pertanian.
  4. Meningkatkan perekonomian dengan memberikan kesempatan berusaha bagi masyarakat.
  5. Mendorong kegiatan usaha guna meningkatkan lapangan pekerjaan.
  6. Mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya ekonomi desa sesuai dengan potensi desa.
  7. Menyelenggarakan sistem pelayanan dasar dalam Bidang Pemerintahan, Kemasyarakatan dan Pembangunan secara adil dan transparan.
  8. Mendorong tercapainya lembaga perekonomian desa yang profesional dan meningkatkan derajat kehidupan masyarakat.
  9. Menggerakkan kegiatan sosial dan keagamaan untuk lebih meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan.

C. Umum

a. Luas dan Batas Wilayah

  1. Luas Desa : 295 Ha
  2. Batas wilayah
  • Sebelah Utara : Desa Kurung Kambing
  • Sebelah Selatan : Desa Giripawana
  • Sebelah Barat : Desa Cikoneng
  • Sebelah Timur : Desa Kadubungbang

b. Kondisi Geografis

  1. Ketinggian tanah dari permukaan laut : 1.520 meter
  2. Banyaknya curah hujan : 8 mm/th
  3. Topografi : Dataran Tinggi

c. Orbitasi (Jarak dari pusat pemerintahan)

  1. Dari pemerintah kecamatan : 3,6 km
  2. Dari ibukota kabupaten : 15,6 km
  3. Dari ibukota propinsi : 37,6 km
  4. Ibukota Negara : 135,6 km

D. Kependudukan

a. Jumlah penduduk menurut

  1. Jenis Kelamin
  • Laki-laki      : 2.124 Jiwa
  • Perempuan : 2.267 Jiwa

Jumlah               : 4.391 Jiwa

  1. Kepala Keluarga : 1,053 Jiwa

E. Pembinaan RT dan RW

  1. Jumlah RT : 23 RT
  2. Jumlah RW : 6 RW
  3. Dusun : 3 Dusun

F. Pendidikan

a. Pendidikan Umum

  1. TK : 1
  2. RA : 2
  3. PAUD : 2
  4. SD : 3
  5. MI : 2
  6. SMP : 1
  7. MTs :
  8. SMA : –

b. Pendidikan Khusus

  1. Madrasah : 3
  2. Sekolah Luar Biasa : –

G. Pertanian dan Perkebunan

a. Padi dan Palawija

  1. Padi : 98,1 Ha
  2. Jagung : 2,0 Ha
  3. Ketela rambat : 3,0 Ha
  4. Kacang tanah : –

b. Buah-buahan

  1. Pisang : 2 Ha
  2. Pepaya : 1 Ha

c. Perkebunan

  1. Kelapa : 1.5 Ha
  2. Kopi : 3,5 Ha
  3. Cengkeh : 15 Ha
  4. Coklat : 1 Ha

H. Peternakan

  1. Ayam Kampung : 1.700 ekor
  2. Ayam Ras : 10.000 ekor
  3. Itik : 70 ekor
  4. Kambing : 75 ekor
  5. Domba : 100 ekor
  6. Kerbau : 80 ekor

I. Kehutanan

  1. Kayu Gunung : 5 Ha
  2. Kayu Albasiah : 2 Ha
  3. Kayu Randu : 1 Ha

J. Keagaman

a. Organisasi Keagamaan

  1. Majelis Ta’lim : 9 kelompok
  2. Mushola : –

b. Bangunan

  1. Masjid : 8 buah
  2. Mushola : 5 buah

K. Organisasi Sosial

  1. Karang Taruna : 7 anggota
  2. LPM : 7 anggota
  3. PKK : 20 anggota
  4. BPD : 7 anggota
  5. BUMDes : 15 anggota